Menikah 10 Kali, Gadis di Iran Masih Perawan

Iran, Seorang gadis asal Iran membuat heboh setelah menikah sebanyak 10 kali dalam kurun saat kurang dari 2 tahun. Anehnya lagi, dia di ketahui masih tetap perawan setelah melalui semua pernikahan itu.

Ditulis dari emirates247, gadis berumur 20 th. itu di ketahui lakukan hal itu untuk memperoleh keuntungan semata. Dia cuma inginkan harta suaminya serta menampik untuk terkait intim.

Gadis yg tidak dijelaskan namanya itu memakai celah hukum syariah yang diyakini Iran pasca meletusnya Revolusi Iran pada th. 1979. Berdasar pada ketentuan Iran itu, seseorang suami harus membayar 1/2 dari mahar jika bercerai saat sebelum mereka lakukan jalinan tubuh. Menurut hukum tersebutlah yang memberi wanita itu sekurang-kurangnya 100 sampai 110 koin emas untuk satu kali menikah. Koin emas jadikan juga sebagai mahar dalam budaya pernikahan di Iran.

Selanjutnya, petualangan gadis itu dihentikan pihak berwenang. Sistem penangkapannya bermula dari keraguan petugas catatan sipil yang tahu gadis itu kerap ganti nama belakangnya. Dihadapan petugas, diakuinya bila pernikahannya legal serta berdasar pada ketentuan berbarengan, termasuk juga masalah cerai serta pembagian harta gono-gini.

 " Saya tak bersalah. Seluruhnya pernikahan saya berdasar pada hukum serta seluruhnya suami saya menikah dengan saya atas kehendak mereka sendiri-- kami lalu berpisah berdasar pada ketidaksamaan-perbedaan kami. "

 " Berdasar pada undang-undang, lantaran saya masih tetap perawan, mereka mesti membayar 1/2 mahar serta saya sepakat 100 hingga 110 koin emas, lalu dengan cara hukum saya bakal meminta kartu sinyal inginal saya dibikin bersih dari nama mereka, " katanya.

Namun polisi tetap menahannya. Dia terancam hukuman dengan dakwaan penipuan dalam perkawinan dan menjalani sidang untuk kasusnya.
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment