" Pada tanggal 12 September, Konsulat RI di Vanimo memperoleh info tentang ada dua WNI yang disandera oleh grup bersenjata di Skouwtiau lokasi PNG. Insiden itu sudah di konfirmasi oleh Angkatan Bersenjata (AB) -PNG, " bunyi info tercatat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia yang di terima Sindonews pada Minggu (13/9/2015).
Menurut Kemlu, ke-2 WNI itu yaitu pekerja di suatu di perusahaan penebangan kayu di Skofro, distrik Kerom, PNG. Konsul RI Vanimo Elmar Lubis menjelaskan, berdasar pada info dari AB-PNG, ke-2 WNI sekarang ini tengah dalam keadaan baik.
" Menurut AB PNG ke-2 WNI dalam keadaan baik. AB PNG juga selalu mengusahakan penyelamatan ke-2 WNI. Karenanya, dalam usaha perlakuan, kami sudah meminta keselamatan ke-2 WNI jadi prioritas paling utama, " tutur Elmar.
Sejatinya ada tiga WNI yang menjadi korban dalam insiden, tapi seorang WNI lainnya yang di ketahui bernama Kuba berhasil melarikan diri. Namun, Kuba sempat tertembak saat berupaya melarikan diri, dan sekarang tengah mendapatkan perawatan intensif di RS Bayangkhara, Jayapura.

0 comments:
Post a Comment