Pemerintah Pusat belum juga ingin mengambilalih masalah kebakaran ini. Derita rakyat semakin panjang, dunia pendidikan telah lumpuh keseluruhan.
Simaklah hasil satelit Terra/Aqua pagi ini, Senin (14/9/2015). Pantuan satelit, ada 982 sebaran titik panas. Ini jadi angka paling tinggi mulai sejak dua bln. paling akhir. Kelihatannya sejumpah propinsi yang ada di Sumatera telah kelabakan untuk merampungkan kebakaran tempat.
Dari jumlah itu, Sumsel urutan paling atas dengan 618 titik panas. Menyusul Jambi 184, Riau 55, Lampung 48, Babel 46, Kepri 2, Sumbar 18.
" Dari jumlah itu, 70 % adalah titik panas, " kata Kepala BMKG Pekanbaru, Sugarin.
Saat ini, imbas dari kebakaran, jarak pandang telah betul-betul dibawah ambang normal. BMKG mengatakan, di Pekanbaru cuma tebus 80 mtr., Kota Rengat, Inhu 80 mtr., Kota Dumai 50 mtr. serta Kabupaten Pelalawan juga 50 mtr..
Semetara itu, indeks standar pencemaran udara (ISPU) yang terpajang di kota Pekanbaru memperlihatkan level berbahaya.
Partikel debu telah melampau batas cukup 300 PM. Tetapi hari ini partikel debu sudah mencapai 940 PM. Partikel debu kebakaran sudah tak bisa ditolelir lagi untuk kesehatan warga.

0 comments:
Post a Comment