Bandung - Penjual buku panduan salat ini menjadi perbincangan positif di jagat maya. Sutan Akbar, namanya. Bermula seorang facebooker menceritakan pengalaman berjumpa dengan lelaki berumur 59 tahun tersebut di Kota Bandung. Sosok Sutan dinilai bukan sekadar pedagang buku keliling, tetapi inspirator yang memiliki kaya wawasan dan fasih bahasa asing.
" Saat itu ada kakak adik, keduanya wanita, beli buku pada saya. Selalu foto-foto saya. Sesudahnya, beberapa orang katakan saya masuk internet, " tutur Sutan sembari tertawa waktu terlibat perbincangan berbarengan detikcom di salah satu rumah makan, Jalan Buahbatu, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis siang (17/9/2015).
Wanita disebut Sutan adalah yang memiliki account Facebook bernama Khairina Sabila Adriani. Khairina mengunggah cerita Sutan pada 9 September 2015.
" Saya telah baca tulisannya. Tidak menganggap, beberapa orang menyebutkan bila saya jadi populer, " kata pria kelahiran Tanjungpandan 15 Mei 1956 ini.
Ayah empat anak ini tidak menolak lembaran-lembaran buku bacaan membuatnya dicap serba tahu. Ingatannya juga semakin tajam. Mulai sejak umur delapan th., Sutan memanglah suka membaca. Dia ingat benar buku pertama yang dibacanya berjudul 'Di Bawah Bendera Revolusi', karya tokoh bangsa Indoensia, Soekarno.
Aneka genre buku ia lahap. Penulis sekalian pemikir ekonomi sekaliber dunia seperti Adam Smith serta David Ricardo adalah pujaan Sutan. Rutinitas Sutan menyerap pengetahuan dari buku terus berlanjut sampai saat ini.
" Buku itu gudangnya pengetahuan. Pasti saya juga mesti up-date infomasi terbaru dari berita-berita di tv serta koran, " kata tamatan sekolah basic ini.
" Saat ini yang populer kan jurus 'Rajawali Ngepret' ala Rizal Ramli (Menko Maritim), " tutur Sutan terkekeh seoalah mau menyatakan dianya tak ketinggalan informasi masalah debut beberapa menteri Kabinet Kerja Presiden Jokowi.
Sutan bak perpustakaan jalan. Dia tidak sungkan sharing wawasan pada bermacam kelompok waktu di sela-sela kesibukan jualan buku. Juga senantiasa nyambung pada saat mengobrol. " Basic jurnalistik itu rumusnya piramida terbalik. Inti berita itu ada di paragraf awal. Selalu begini, Ali digigit anjing itu kan umum, namun mungkin saja berita menarik bila Ali mengigit anjing, " tutur Sutan tersenyum.
Tak hanya pintar, Sutan juga fasih berbahasa Inggris. Selain itu, Sutan menguasai secara otodidak kosakata bahasa Belanda, Prancis, Arab serta Mandarin.
" Kaidong (selamat makan), " ucap Sutan berbahasa Mandarin sambil menyantap menu masakan Padang.
Home
Peristiwa
Penjual Buku Salat Keliling Ini Jadi Perbincangan Netizen karena Pintar Berbahasa Asing
- Blogger Comment
- Facebook Comment
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)

0 comments:
Post a Comment