MISANO - Pemuncak klasemen Moto2 Johann Zarco secara tegas memilih menunda promosi ke MotoGP hingga 2017 mendatang. Alasannya, pembalap berdarah Prancis itu ingin mengikuti jejak Dani Pedrosa serta Jorge Lorenzo untuk mempertajam atau mengasah bakatnya di kelas ini sebelum dia bersaing dengan joki kuda besi top dunia.
Pembalap tim Ajo Motorsport itu ada di puncak klassemen sesaat Moto2 musim ini dengan raihan 274 poin. Zarco memimpin 93 poin atas juara bertahan Tito Rabat.
Kesempatan Zarco mengambil mahkota juara dari joki Marc VDS Racing Team terbilang besar. Lantaran tinggal lima balapan lagi yang tersisa, serta cuma ada 125 poin yang diperebutkan pembalap. Akan tetapi, yang memiliki nomer 5 itu terus bersikeras menampik tawaran tim Pramac Ducati serta Aspar.
Secara singkat, Valentino Rossi tertarik untuk memberi komentar ketentuan Zarco promosi ke MotoGP musim depan. Menurut dia, mungkin saja tawaran yang diserahkan ke-2 tim dikira kurang pas hingga pembalap berumur 25 th. pilih bertahan di Moto2 sampai 2017 yang akan datang.
" Ketentuan senantiasa bergantung pada penawaran yang Anda punyai. Lantaran dengan ada di Pramac ataupun di tim Jorge Martinez, Zarco kemungkinan bakal memperoleh mesin pada awal mulanya. Karena itu ia lebih pilih menanti sampai akhir 2016 hingga kontrak pembalap top dunia selesai, " ungkap Rossi seperti diambil Speedweek, Sabtu (19/9/2015).
Rossi memberikan susah untuk memberi anjuran pada Zarco. Karena ini yaitu ketentuan pribadi, namun yang butuh diingat bila dia terus pilih tunda keberangkatannya ke kelas paling utama jadi bakal terdapat beberapa pembalap yg tidak pernah rasakan juara.
" Sekali lagi, ini yaitu ketentuan pribadi pembalap. Oleh karenanya, susah untuk memberi anjuran. Sesungguhnya tawaran promosi ke kelas paling utama (MotoGP) ini cukup baik. Lantaran bila Anda terus di kelas Moto2, ada resiko bahwa seorang akan tidak rasakan kemenangan. Hingga saat dia sudah memutuskan, jadi saran dari pembalap lain tak utama. Karena seorang pembalap harus mengambil sendiri keputusan yang tepat, " tutup Rossi.
- Blogger Comment
- Facebook Comment
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)

0 comments:
Post a Comment