Untuk setiap pasangan, cincin perkawinan adalah salah satu benda yang penting. Cincin perkawinan yaitu saksi bisu yang memperlihatkan bahwa pasangan sudah memutuskan untuk membina rumah tangga bersama. Namun, karena ceroboh, tidak sedikit orang yang kehilangan cincin perkawinannya. Bila cincin kawin sudah hilang, perasaan kecewa serta sedih tentu bakal ada. Tetapi, apa iya, rasa kecewa itu merubah seorang jadi seseorang yang sadis serta jahat hingga tega membunuh pasangan?
Yakin atau tak, rupanya ada, seorang yang tega melukai bahkan juga menghabisi pasangan sendiri lantaran pasangan asal-asalan menyingkirkan cincin kawin mereka. Seperti ditulis dari laman mirror. co. uk, seseorang wanita di Amerika Serikat yang bernama Toni, sudah dihabisi oleh suaminya sendiri bernama Henthorn (58). Saat sebelum kematiannya, Toni disangka sudah asal-asalan menyingkirkan cincin kawinnya yang berbentuk cincin berlian bernilai 20 ribu poundsterling atau setara dengan 441, 8 juta rupiah.
Toni yang berprofesi juga sebagai dokter diprediksikan wafat dunia sesudah sang suami mendorongnya dari atas tebing waktu keduanya lakukan pendakian di Gunung Rocky untuk merayakan hari jadi pernikahan mereka yang ke 12, tepatnya pada tanggal 12 September 2012. Tetapi, Henthorn mengakui bila istrinya terjatuh dari atas tebing dengan sendirinya, saat ia tengah mengambil photo. Waktu itu, ia juga mengakui bahwa pendakian dikerjakan berbarengan buah hati mereka yang sekarang ini sudah berumur 7 th..
Dari laporan yang ada, tim penyidik temukan kejanggalan atas kematian Toni. Tim penyidik mengungkap bila wanita itu tak jatuh dengan sendirinya. Ada sisa pukulan di badannya. Salah satu penyidik berikan kesaksian " Toni wafat lantaran ada serangan benda tumpul di badannya. Serangan itu bahkan juga tampak bila dikerjakan berkali-kali. Mungkin saja ia sudah didorong waktu mendaki hingga badannya menghantam tebing. "
Kejanggalan ini dapat diperkuat oleh kesaksian Polisi Rimba. Polisi menyampaikan " Tak terlihat ada luka di tangan Toni waktu ia terjatuh. Kamera yang ada di dekatnya badannya bahkan juga terlampau prima apabila ia betul-betul terjatuh waktu mengambil photo. " Usut mempunyai usut, Toni nyatanya mempunyai tiga layanan asuransi kehidupan yang nilainya meraih USD 4, 5 juta atau setara dengan 64, 4 miliar rupiah. Cuma selang dua hari kematiannya, asuransi ini diklaim oleh Henthorn. Walau demikian, belum ada satupun layanan asuransi yang memberi duit itu pada Henthorn.
Rupanya, masalah yang menerpa Toni tidaklah masalah yang pertama. Pada awal mulanya, pada th. 1995, istri pertama Henthorn yang bernama Sandra juga sudah wafat dunia dalam insiden tragis. Sandra wafat dunia waktu ganti ban mobilnya sesaat dongkrak yang digunakannya licin serta pada akhirnya membunuhnya. Wanita ini dapat mempunyai layanan asuransi sebesar USD 300 ribu atau setara dengan 429, 3 juta rupiah. Asuransi itu pada akhirnya diberikan pada Henthorn.
Namun saat ini, polisi serta tim penyidik tengah menyelidiki selanjutnya ke-2 masalah yang menerpa ke-2 istri Henthorn yang disebutkan sangatlah janggal. Sungguh tragis dengan apa yang dikerjakan pria itu ya Ladies. Mudah-mudahan masalah ini segera terungkap sekiranya memang Henthorn terbukti bersalah, semoga ia mendapatkan hukuman setimpal atas apa yang ia kerjakan.
- Blogger Comment
- Facebook Comment
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)

0 comments:
Post a Comment